Ada empat orang bernama Everybody, Somebody, Anybody dan Nobody. Ada sebuah pekerjaan penting yang harus diselesaikan dan Everybody yakin bahwa Somebody akan mengerjakannya. Anybody dapat mengerjakannya tetapi Nobody-lah yang mengerjakannya. Somebody marah mengenai hal itu karena Anybody dapat melakukannya tetapi Nobody menyadari bahwa Everybody tidak akan melakukannya. Cerita berakhir dengan Everybody menyalahkan Somebody setelah Nobody melakukan apa yang dapat dilakukan Anybody.
Begitu juga dalam setiap organisasi, kelompok, team ataupun perusahaan yang terdiri dari banyak orang dan mempunyai susunan organisasi yang jelas; harus ada kejelasan tentang pembagian tugas dan wewenang.
Jika Anda meminta seseorang untuk melakukan sesuatu pastikan bahwa ia memahami apa yang harus dilakukan. Jelaskan semua perincian hingga sejelas-jelasnya dengan gamblang. Jangan berasumsi bahwa ia akan menggunakan akal sehatnya untuk mengambil kesimpulan. Semua orang, dengan berjalannya waktu, mempunyai standard tersendiri.
Yang biasanya menghalangi kebanyakan pemilik bisnis untuk mendelegasikan, membebaskan kedua tangan mereka dari pekerjaan, rileks, dan akhirnya pensiun, adalah ketidakmampuan untuk menerima segelintir debu. Mereka selalu dapat melihat sesuatu yang keliru dan memperbaikinya. Orang lain tampaknya meninggalkan lebih banyak debu ketimbang para pemilik bisnis itu. Tetapi yang tidak mereka sadari adalah bahwa pekerjaan orang lain sebenarnya tidak lebih buruk. Mereka hanya cenderung utnuk mengelap debu di tempat yang berbeda, karena alasan yang berbeda, dengan prioritas yang berbeda, dan pada waktu yang berbeda.
Jika menghadapi terlalu banyak masalah yang menyebabkan stress dan ketegangan luar biasa, Anda dapat melakukan hal-hal berikut.
1. Berpikir...pasti ada cara yang lebih baik untuk memecahkan masalah-masalah ini. Tenangkan diri anda dan berpikirlah dengan jernih.
2. Bertanya, bertanya, bertanya...kepada diri sendiri dan orang lain, bagaimana melakukan sesuatu dengan cara lebih baik.
3. Lakukan sekarang juga! Mulailah melakukannya. Jangan lupa bahwa langkah pertama ke arah pemecahan suatu masalah adalah dengan memulai langkah itu. Saya setuju bahwa langkah pertama adalah yang paling sulit, tetapi hanya dengan melakukan langkah pertamalah Anda akan berhenti menunda-nunda karena menunda-nunda itu sendiri adalah suatu penyakit atau masalah. Tentu saja, jangan lupa untuk memberi prioritas pada masalah Anda.
Pada situasi sekelabu apapun selalu ada secercah harapan, asalkan Anda berupaya memecahkan masalahnya dan mencari peluang.
Setiap Organisasi harus memiliki system dan prosedur yang jelas
